Tampilkan postingan dengan label KriSos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KriSos. Tampilkan semua postingan

17 Agustus 2014

17 Agustus 2014: Banyak Hal yang Membuatku Bangga, Aku Indonesian



Hari ini adalah hari kemerdekaan indonesia ke 69. Terlepas dari carut marut politik dan apapun yang kamu lihat sekarang, Indonesia sudah berusia 69. Dan buat kamu yang sejak membuka mata sudah berada di negeri ini bersyukurlah dan BANGGALAH MENJADI ORANG INDONESIA. Banyak hal tentang Indonesia yang akan membuatmu bangga. Percayalah, karena aku tidak menyuruhmu menutup telinga dari suara sumbang yang mencerca Indonesia untuk membuatmu tetap bangga menjadi orang Indonesia. Silahkan dengar suara sumbang itu, tapi buka juga wawasan kamu tentang beberapa hal yang akan aku beberkan pada postinganku ini. Dan banyak hal yang mungkin tak bisa aku tulis semua. Begitu banyak hal yang membuat kita bangga menjadi orang Indonesia.





1.         Produk Indonesia
Banyak produk Indonesia yang tak kalah saing dengan barang-barang import produksi negara lain. Hey.. kamu pecinta barang import, kayaknya kamu perlu baca artikel-artikel berikut. Mungkin barang yang selama ini kamu bangga-banggakan sebagai barang luar negeri adalah produk Indonesia. Dan Harusnya kamu lebih bangga menggunakan produk Indonesia.
21 Merk Indonesia Terkenal yang Dikira Merk Luar Negeri
Produk-Produk Indonesia yang Mendunia
Dua Produk Indonesia Sukses Rajai Pasar AS
Dan masih banyak artikel-artikel tentang membanggakannya produk Indonesia jika kamu mulai membuka pikiranmu untuk mencari informasi lebih.



2.          Kuliner Indonesia
Ya kuliner Indonesia adalah hal yang akan sangat membuatmu merindukannya saat kamu pergi terlalu jauh dari negaramu ini. Jika kamu tak berkesempatan pergi jauh dari Indonesia dan menyangkal bahwa masakan Indonesia adalah salah satu hal yang akan membuatmu bangga, maka bukalah buku sejarahmu. Diberbagai buku sejarah telah dituliskan alasan penjajahan Indonesia adalah rempah-rempah. Ya. Rempah-rempah, bumbu dengan berbagai rasa yang membuat makananmu tidak hambar. Dan banyaknya kuliner dari sabang sampai merauke membuktikan betapa kayanya Indonesia. Berbagai rasa itu akan terasa lebih saat kamu membandingkannya dengan masakan berbagai negara lain. Atau baca beberapa artikel ini agar kau tahu ISTIMEWANYA MASAKAN INDONESIA
CNN : World’s 50 best Food
Sate (urutan 14), Nasi Goreng (Urutan 2), Rendang (Urutan 1)
Dan 40of Indonesia’s Best Dishes
The Best Thing to Eat in 35 Countries Around The World
3.        Tempat Wisata
Indonesia itu surga dunia, kecantikan dan kekayaan alamnya mempesona banyak turis asing. Jadi kenapa kita tidak mulai traveling keliling Indonesia dan menunjukan betapa bangganya kita sebagai orang Indonesia.
NY Times: 52 Placed to Go in 2014
Yogyakarta, Indonesia (20)
Puretrevel: Top 16 recommended things to do In Indonesia
25 Photos That will Make You Want to Visit Indonesia
4.        Prestasi Orang Indonesia
Siapa bilang Indonesia selalu kalah dibanding orang-orang dari negara maju lainnya? Indonesia banyak melahirkan orang-orang berprestasi dan bahkan banyak orang berprestasi asal indonesia yang begitu berpengaruh di dunia.
7 Orang Indonesia Pertama yang Menguncang Dunia
14 Pelajar RI raih Emas di Olimpiade Matematika
10 Animator Sukses Asal Indonesia
Star 50 Kapal Terbaik Dunia berbobot mati 50000 ton
15 Orang yang Bikin Kamu Bangga jadi Warga Negara Indonesia
5.        Buuuaaaaannyyaaakkk lagi lainnya
Batik, Tari Kecak dan berbagai budaya Indonesia, Bahasa Indonesia dan berbagai bahasa daerah, dan banyak lagi yang harusnya bukin kamu bangga jadi orang Indonesia.
Fakta Menarik Bahasa Indonesia
20 Hal Sepele Dari Indonesia yang Mendunia
Keunggulan Indonesia di mata Dunia



Dan masih banyak lagi hal-hal membanggakan tentang Indonesia. Buka mata dan pikiran, indonesia adalah tempat ternyaman untuk lahir dan tumbuh besar. Semoga artikel ini dapat membuka matamu untuk melihat Indonesia lebih positif. Selamat Hari Kmerdekaan Indonesia ke 69^^

16 Agustus 2014

Senter di Dinding

Berpuisi dalam Cerita

Entah berapa lama ga pernah nulis cerita fiksi lagi, mungkin serbuan bacaan nonfiksi yang 'harus' menjejali pikiranku menggeser imajinasiku. Atau mungkin terlalu malas membaca beberapa novel yang hanya berakhir rapi dilemari tanpa sempat dibaca membuat refrensi nonfiksiku tak lagi berkembang. Tapi hari itu begitu saja aku menulisnya, cerita singkat dari KOBIMO - Kelas Bimbingan Menulis Online-. Akhirnya aku kembali menulis, bahkan saat itu aku menulis dari ponsel. Terkadang sesuatu mesti berjalan tanpa di rencanakan dan melihat hasilnya untuk tersenyum puas, inilah spontanitasku.... :D



Dan ini dia ceritaku....


Penjara ini gelap, penjara ini dingin. Aku tak tahu apakah segelap itu pula hati ini, yang aku tahu pasti, dia sunyi, tak lagi secerewet dahulu. Hati ini dahulu selalu berbincang membicarakan tindak tandukku. Terkadang marah, terkadang memuji atau dia terlalu sering marah padaku? Ah aku tak ingat, bahkan akupun lupa kapan sunyi ini menjadi kebiasaan hatiku. Senter di dinding mengerjap, terkesiap, pensil di tanganku jatuh ke lantai. Aku menghela nafas, sesunyi ini juga penjara, dia bahkan enggan berdenting saat kayu pesilku menyentuhnya. Kuhela nafasku dalam, pandanganku menatap kosong sketsa seorang lelaki di kanvas. Lelaki muda dengan mata menyala mencerminkan semangat jiwanya. "Aku akan mengabdi pada negeri ini !",lantangnya teriakan lelaki itu berdengung di telingaku. Lelaki itu tampak mempesona di hadapan ribuan massa yang mengelu-elukannya.

Senter di dinding kembali mengerjap, layaknya proyektor yg mengerjap konstan memutar sebuah film. Kini sketsa laki-laki di kanvas itu bergerak, aku bahkan mendengarnya berbicara. Lelaki di kanvasku tengah mengucapkan sumpah jabatan, bulu kudukku merinding mendengan getar suaranya mengucap sumpah. Aku yakin dia pemimpin yang baik. Pemimpin yang mampu memegang amanat ribuan rakyat yang dipikul di bahunya. Ribuan rakyat yang menggenggam tangannya erat ditiap tinjauan dinasnya. Dia pemimpin yang mendapat cinta rakyatnya.

Senter di dinding kembali berkedip. Kini sedikit lama jeda kedipnya, mungkin baterai lupa tekadnya menyalurkan energi untuk si senter. "Mungkin dia lupa janjinya" ,desah seseorang, entah suara siapa yang terdengar dari kanvasku. Tapi tampaknya sketsa lelaki di kanvasku tak menghiraukannya. Dengan angkuh dia masuk mobil mewahnya seusai peresmian Mall yang entah keberapakalinya memakan lapak pasar traditional. Dia bahkan tertawa puas menemukan amplop makin mengisi kantongnya. Bahkan keluh kesah warga akan sulitnya ekonomi kian membuatnya enggan turun ke pasar-pasar tradisional. Kini sketsa wajah lelaki di kanvasku terlihat angkuh. Dia sibuk menghadiri pesta-pesta pengusaha dan investor yang akan lebih menebalkan kantongnya.

Senter di dinding mengerjap, aku menunggunya kembali menyala. Tampaknya senter di dinding itu membuat kesabaranku habis hingga aku harus memukulnya agar menyala kembali. Aku menatap kanvasku, hey kemana perginya lelaki di sketsaku. Aku mendekat dan meraba kanvasku, aku bahkan mengetuk-ngetuk layaknya pintu. "Aku ingin melihat kisahnya lagi ya Allah",bisikku merapal doa. Doa?, aku tertunduk terkejut. Kapan terakhir kali aku berdoa? "Dulu... dulu sekali saat kamu masih mendengarkanku",sebuah suara terdengar dari kanvasku. Aku mendongak, sketsa lelaki di kanvasku muncul dan menatapku pilu. Bukan, bukan tatapannya! Itu tatapanku... sketsa lelaki di kanvas ini adalah aku. Langkahku gontai menjauhi kanvasku, senter di dinding memproyeksikan sesuatu yang mengerikan. Rakyat menghujatku, tatapan-tatapan kecewa itu begitu menyakitkan. Oh itu adalah diriku dengan tangan terborgol digiring ke KPK.

Senter di dinding tak lagi berkedip. Kini dia memberiku kegelapan sempurna untukku menangis dan menyesali tindakanku. "Penjara ini gelap, penjara ini dingin", bisik hatiku. Aku tersedu-sedu memeluk diriku erat. Oh akhirnya dia kembali....

Lutvia, 06-08-2014

Cerita ini sudah diedit penulisannya. Tapi mungkin masih banyak kesalahan. Aku kerepotan masalah tulis menulis. Terima kasih sudah membaca postingan ini, dan aku akan senang sekali jika ada yang mau memberi kritik atau saran tentang tulisan ini. Jika kamu ingin tahu grup yang aku bicarakan, silahkan klik Kobimo. ^^

5 April 2014

Indonesia Putih: Maraknya Golput di Pesta 5tahunan Merah Putih


Pagi ini aku update status facebok
“Mungkin Indonesia bersih dari Golput jika pemilu 1 hari minimal libur 3 hari (ingat sekian % pemilih itu perantau)”
Itu yang aku tulis di FB, inspirasi? Entahlah hanya tiba-tiba terpikir seperti itu. Aku hidup diperantauan, di kota gudeg tempatnya. Tak jauh memang dari kota asalku purwokerto. Tapi tetap saja kota berjuluk kota pelajar ini memberikan kesan tersendiri bagi setiap pendatangnya, karena selain Jakarta, Bandung, Surabaya atau berbagai kota besar lainnya Jogjakarta adalah Indonesia versi mini. Disini kamu bisa bertemu dengan beragam suku di Indonesia mulai dari perantau ujung barat sampai ujung timur, ujung utara sampai ujung selatan (ujung selatannya ya orang jogja :p) ada dikotaJogjakarta ini. Mungkin karena ada universitas sekelas Gadjah Mada di kota ini, dan faktor lainnya ada berpuluh universitas, sekolah tinggi, ataupun sekolah akademik lainnya yang berdiri hampir di seluruh penjuru Jogjakarta sehingga bejibun perantau memilih Jogjakarta sebagai kota rantau mereka.


Apakah ada hubungannya dengan Pemilu? Jelas sekali ini berhubungan erat. Karena pemilih yang syarat utamanya 17 tahun ke atas menumpuk di kota-kota yang memiliki universitas sekelas Gadjah Mada. Dan hubungannya dengan golput pun begitu erat. Aku tak mengadakan survey hanya beberapa saat lalu aktivis kampus marak menyuarakan pindah TPS karena ‘kita dipilih untuk memilih’ dan akupun menanyakan beberapa teman yang untuk mudik saja perlu berjam-jam bahkan seharian penuh untuk bolak-balik. Dan mirisnya tak sedikit yang TIDAK mengurus pindah TPS.

Aku akui pemilu tahun ini pemerintah mengupayakan meminimalisir golput dengan menyediakan TPS dikampus, atau dengan syarat pindah TPS yang begitu mudah [(jika surat suara masih tersedia) tak perlu mengurus datang saja ke TPS terdekat dan pilihlah partaimu -> begitu sosialisasi yang aku dengar). Ini merupakan peningkatan dari pemilu tahun lalu. Tapi koq ya masih banyak yang enggan mengurus pindah TPS.

Akupun tak menyalahkan mereka, alasan mereka cukup logis.
11.   Pindah TPS bukan berarti dapat memilih calon legislatif di daerah asal, padahal telinga wakil rakyat yang paling dekat dengan masyarakat adalah para wakil yang duduk di DPRD.
22. Pindah TPS memilih calon legislatif yang tak tahu siapa, karena minimnya kampanye, dan apatisnya kaum muda sekarang. Mungkin karena kampanye kurang tepat yang membuat ilfell pemilih misalnya dengan kebut-kebutan dijalan, bejibun preman yang kampanye, duh mana sih kaum pelajar yang ikut kampanye?? Aku juga termasuk kaum apatis ini
33. Ayo pilih partai saja. Ingat hanya sedikit dari pemilih yang benar-benar simpatisan partai dan mencoblos partai meski calon legislatif yang diusulkan tidak pas di hati mereka.
44. Jauh kalo harus pulang, libur sehari, buat bolak-balik mudik juga makan waktu seharian. Ini merupakan salah satu minimnya kesadaran cinta Indonesia hehe..
55.  Tiket pulang tuh mahal.. yeah ini masuk akal banget bagi para pemudik yang menggunakan pesawat terbang ke ujung indonesia. Kita tahulah bahwa ga semua mahasiswa perantau itu kaum berada. Tak sedikit dari mereka yang mengandalkan beasiswa dan hidup pas-pasan di kota orang demi cita-cita(salut lah sama yang gini).

Paling tidak itu alasan-alasan dari sedikit orang yang aku tanyai mengenai pemilihan calon legislatif kali ini. Dan dari masalah itu aku memberikan sedikit solusi seperti statusku di atas. Pemilu satu hari libur minimal 3 hari. Kenapa? Karena salah satu tujuan utama liburan untuk mahasiswa adalah saat terbaik untuk mudik, hal ini berarti berkurang kaum golput karena mereka akan memilih di daerah asal, tak ada alasan jauh dan lama di perjalanan karena libur minimal 3 hari. Mereka dapat memilih wakil yang telinganya dekat dengan mereka karena para calon legislati daerah kebanyakan mereka kenal dan sengaja atau tidak mereka mendengar visi-misi para calon legislatif itu dari obrolan tetangga meski mereka tak ikut kampanye.

Yeah itu hanya salah satu argumen yang tetiba terlintas pagi ini. Dan untuk membuat postingan ini aku harus googling tentang berbagai macam hal dari pemilu yang aku hanya tahu permukaannya saja. So, artikel ini masih butuh banyak perbaikan jadi correct me if i wrong (CMIIW). #I just want to share about what i think about pemilu.
Ini beberapa hal yang aku dapet dari hasil searching, semoga bermanfaat.

Cara Pindah TPS
1.     Sang Perantau mengecek apakah dirinya terdaftar di DPT KPU RI (http://data.kpu.go.id/dpt.php).
2.     Jika belum terdaftar, langsung hubungi RT/RW/Kelurahan tempat asal Sang Perantau untuk meminta nama Sang Perantau dimasukkan ke dalam DPK (Daftar Pemilih Khusus).
3.     Jika sudah terdaftar, Sang Perantau silakan pergi ke KPUD Kota/Kabupaten di tempat rantaunya.
4.     Jangan lupa bawa KTP.
5.     Lapor ke petugas KPUD Kota/Kabupaten di tempat rantaunya dengan menyebutkan keperluan untuk pindah TPS.
6.     Petugas KPUD Kota/Kabupaten akan melakukan verifikasi data Sang Perantau.
7.     Petugas KPUD Kota/Kabupaten akan membuatkan Lembar A5 dan menyerahkannya ke PPS (kelurahan tempat rantau).
8.     Sang Perantau silakan untuk memastikan di TPS mana dia terdaftar (tanyakan ke petugas KPUD Kota/Kabupaten yang membuatkan Lembar A5).
9.     Setelah semua selesai, silakan Sang Perantau mengambil Lembar A5 tersebut di PPS (kelurahan tempat rantau).
10.  Sang Perantau bisa mencoblos pada 9 April 2014.
sumber surat edaran
Jadwal Pemilu



Partai pada Pemilu 2014



Halaman yang bisa kamu kunjungi untuk info pemilu (cukup klik dibawah ini)
*beberapa link diambil dari website pemilu karena belum ketemu waktu googling

Peduli Indonesia! Berkontribusilah untuk indonesia lebih baik ! Semangat Memilih!!!

 

KARENA KITA DIPILIH UNTUK MEMILIH

17 Maret 2014

Untuk Waktu yang Terlewat

Seorang teman pernah memposting quotes di grup wa.
“Hidup itu seperti aliran air di sungai, dia melewati kita setiap saat, namun kita tak akan pernah menyentuh air yang sama, maka buatlah sentuhanmu berarti:
Kurang lebih begitu isi quotesnya. Menurutku mengena banget. Kita ga akan pernah menyentuh air yang sama untuk kedua kalinya. Begitu pula seistimewa (pengenku) apapun tulisan ini sebagai pembukaku untuk posting di blog lagi, namun tak akan mengganti seluruh bulan yang terlewat dengan ide-ide yang tak tertuang dalam artikel fresh di tiap bulannya lagi. Banyak hal yang terjadi di akhir tahun 2013.

Impianku
Berdiri disini, menyandang NIU, merasakan atmosfir berbeda di universitas ini. Gadjah Mada University akhirnya aku disini. Berjuang lagi, bermimpi lagi, ya aku disini merangkai mimpi yang tak perlu diramalkan, hanya butuh usaha, peluh dan doa untuk mewujudkannya. Dan aku masih terus bermimpi disini sampai usai tujuanku dan aku menemukan mimpi lain.
Cabang Hidupku
Berdiri di dua jalan tak akan membuatmu terlihat keren bak akrobatik yang menuai tepuk tangan tiap orang yang melihatnya. Kau hanya akan merasakan debaran dan ketegangan, hanya melihat satu sama lain tanpa melangkah pasti. Ya kau mungkin bisa melaluinya, tapi apa yang kau dapat diujung. Kepuasan sesaat, tanpa dapat menceritakan petualangan itu. Tidakkah kau merasa perlu melihat sekelilingmu sesaat, bersyukur dan menikmati jalan yang kau bangun dari seruak belukar yang kau tebas? Itu pemikiranku dan aku memutuskan meninggalkan profesi yang belum sempat isap saat lidah ini baru mengecap. Guru. Mengajar dan mendidik, aku ingin menyampaikannya saat pertama kali berdiri di kelas saat itu. “Nak, kalian istimewa, unik, saat kau kesulitan kau hanya perlu mengikuti alurnya. Tak ada yang baik dalam segala hal, maka kau harus menemukan satu hal terbaik dalam dirimu. Peganglah hal itu dan jadilah benar-benar si nomor satu dalam hal itu. Awalnya kau hanya perlu menyukainya”. Kecil, merangkak, bertahan.. SMP YPE Patikraja entah hitam atau abu-abu pandangan untukmu, aku tahu pasti, ada putih yang berjuang disana. Maaf aku berhenti berjuang, aku ingin naik, naik, naik... menuju mimpiku.
Jalan Baru
Actuarial Science, sahabat baru yang akan menuntunku menuju tangga yang lebih tinggi. Suatu saat aku akan menuliskan hal ini tersendiri, agar kau juga bisa mengikuti jejakku, atau bahkan membuat jejak baru di bidang ini ^^
Kamu
Aku belajar melepasnya, melepasnya yang selalu kusebut ditiap doaku. Maafkan aku yang serakah, pemilik cincin itu mungkin lebih berhak memilikinya atas doa yang tiap saat dikirim untuknya. Aku belajar melepasnya, mengeringkan hulu air mata, tak inginku menangisinya yang bahkan bukan untukku. Aku belajar melepaskannya.
Kamu, sang imam yang akan kusetia menjadi ma'mum hidupmu. Aku masih menunggumu, aku memperbaiki diri agar bisa bertemu denganmu disaat yang tepat. Aku merindukanmu, aku mengisi hari yang penuh penantian untukmu. Aku, Kamu, Kita semoga segera dipertemuan dengan jalan Allah swt. aamiiin.
The Other Side
MotoGP selesai ditahun 2013 dengan mengangkat Marquez ke puncak tertinggi di awal kariernya. Rossi masih bersinar diantara bintang muda, menyiapkan resolusi baru di tahun ini. Ready buat tahun ini? Ini dia jadwalnya guys..
Fast and Furious 7 telah dipersiapkan, tapi pecinta movie ini berduka sepanjang akhir tahun 2013, Paul Walker dipanggil Tuhan dengan scenario bak frenchise movie ini, kecelakaan mobil ber cc tinggi yang dinaikinya. Rest in Peace Paul Walker.
Kritik Sosial dan Religi. Astaghfirullah... banyak-banyak bertobat di jaman yang mulai bergeser ini. Ingin menulis hal satu ini, tapi kembali terongok dipojok pikiran. Entah apa yang terjadi, televisi marak memberitakan orang-orang yang menyandang ustadz namun tak dapat mempertanggungjawabkan apa yang disandang di depan namanya. Kembali berserah diri pada Allah, Allah Maha Mengetahui, Allah selalu menunjukan hal terbaik bagi umatnya.
Dorama keren yang aku tonton akhir tahun lalu ada 2 yang pengen aku bagi, Hanazawa Naoki dan Rich Man and Poor Woman. Terlihat tak menarik, tapi sungguh ceritanya wow banget. Dan satu hal aku baru nonton movie Ikuta Toma yang Ningen Shikaku, sayangnya aku rada kecewa nonton movie ini. Tapi lumayan ngilangin kangen nungguin link download Nou Otoko. Oh ya ada tayangan gokil juga Kokoronotomo tentang Jepang gitu tapi penyajiannya beda, keren banget deh, wajib nonton tiap sabtu jam 10 pagi di metro tv. #ngiklan :D

Dan banyak hal dimana air tak dapat disentuh untuk kedua kalinya. Mungkin bakal banyak postingan yang basi soal waktu di tahun 2014 ini, tapi selalu ada hal baru dan semoga bermanfaat buat kamu yang setia baca blog aku. Sekian dulu pemanasan aku untuk start ngblog lagi. Hehe...

Enjoy my site guys,, :DD

15 Juli 2013

Mushola Kecil dan Tua




ilustrasi


Mushola itu terletak dalam sebuah gang dengan sebutan gang 2. Tidak jauh dari jalan raya, karena dari ujung gang pun kamu sudah bisa melihat bangunannya. Memang mungkin awalnya kamu tidak menyangka bangunan itu adalah sebuah mushola jika kamu tidak menengadah dan menemukan sebuah kubah aluminium di atasnya. Bangunan itu memang lebih mitip rumah panjang, tanpa sekat tentunya karena dia adalah mushola. Mungkin sesekali kamu menemukan sekat hanya dari kain tentunya, dengan fungsi untuk membatasi akhwat dan ikhwan. Yah hanya sesekali jika kamu benar-benar beruntung. J
Untuk ukuran, mushola itu tergolong kecil. Kira-kira hanya berukuran 3 x 7 m. (psst aku ga ngukur beneran dan ga tanya sama pengurus mushola, jadi ukuran itu hanya perkiraan). Mungkin tidak kecil jika itu adalah mushola sebuah instansi yang hanya memfasilitasi karyawannya untuk beribadah. Namun ini mushola warga di sebuah desa yang cukup rapat penduduknya. Itupun telah dipugar dari sebuah tanah wakaf warga didekatnya. Mungkin karena trenyuh setiap bulan ramadhan pengurus mushola harus membangun teratag untuk memuat luberan jemaah. Namun penutup di atas tak bisa menutupi sajadah yang basah jika hujan mendera. Hmzz.. untunglah si warga yang baik itu mau mewakafkan tanahnya.
Untuk ukuran tua. Yah aku rasa sudah cukup tua karena mushola itu sudah berdiri dari beberapa generasi sebelum aku. Sedangkan usiaku saja sudah kepala dua. Terbayangkan mushola itu sudah menjadi fasilitas warga beribadah selama puluhan tahun. Mungkin hanya untuk sholat lima waktu, mungkin hanya untuk yasinan para ibu-ibu yang giat berkumpul setiap selasa sore, mungkin hanya ramai di saat ramadhan tiba, mungkin hanya sayup suara imam saat hujan deras mengguyur atap masjid, mungkin hanya 1 shaf tak genap saat iqomat subuh dikumandangkan setelah menunggu lama jemaah untuk datang. Namun tetap saja mushola itu aktif lebih dari mushola-mushola apik yang berada di perumahan elit nun jauh di sana.
Namun yang aku kasih judul kecil dan tua bukanlah mengenai artian mushola dengan ukuran kecil atau bangunan yang telah berdiri lama. Yang ingin aku soroti di sini adalah jamaah mushola ini. Yah jamaah mushola ini adalah dua generasi awal dan penutup jaman. Anak usia balita sampai sd, serta para ibu dan bapak yang sudah cukup umur untuk menikahkan anaknya. Saat kamu berjamaah di sini kamu akan menemukan beberapa perbedaan. Tentu aku hanya menceritakan shof akhwat karena aku cewek. Sensasi yang bisa ditoleransi jika kamu benar-benar berniat sholat dan beribadah. Di mushola ini semua punya tempat sendiri, biasanya yang lebih tua selalu berada di shof depan. Jika kamu belum cukup tua untuk disebut nenek dan sesekali kamu salah shof, memang tak ada yang menegurmu, namun perlahan rasa bersalah menjalarimu, itu bukan tempatmu, begitu hatimu bicara. Jangan pula heran jika angin bertiup memasuki mushola kamu akan mencium bau pepeo-minyak kayu putih orang tua-, itu resiko karena jamaah di sini memang istimewa. Dan jangan harap kamu bisa kongkow di mushola ini, karena ini tempat ibadah. Semua ibadah khuyuk dan setiap ucap yang terdengar adalah dzikir bukan gosip.
Lalu kemana para kaum muda ??
Setelah memasuki usia remaja banyak dari mereka yang memilih nongkrong diwarung kopi dekat jalan atau menonton acara tv di rumah yang tak pernah jemu untuk di tinggalkan. Yang lebih mending adalah para remaja yang pindah menjadi jamaah di masjid. Tapi sayangnya tujuannya kurang tepat. Bahasa kerennya tuh pengan gaul. Yeah di masjid semua warga desa dari ujung sampai ujung akan bertemu di sini. Perkenalan baru, teman baru, dan pacar baru...upz..:P
Yah di masjid banyak suara berdengung remaja bergosip dan bertukar cerita saat sela sholat taraweh atau lebih parah saat sholat dimulai mereka tiduran dan bergosip. Stop jangan langsung menjudge semua remaja masjid negatif begitu karena segelintir orang. Karena banyak dari remaja itu juga meluangkan waktunya untuk mengajar di madrasah sore dan juga mengajar membaca Al Qur’an selepas sholat maghrib. Mereka yang datang hanya dengan niatan beribadah.
Artikel ini akan menyajikan sebuah kontradiksi. Yah kontradiksi umat manusia yang tak pernah lepas dari salah. Bukan untuk menilai. Mungkin hanya untuk refleksi diri, lebih bersyukur lagi jika ini bisa menjadi refleksi kaum muda. Dan lebih bagusnya lagi mushola itu bukan hanya mushola tua dan kecil. Somoga jamaahnye terus aktif dan ada kaum penerus yang aktif di mushola ini. Ammiiinn. :D