Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Movie. Tampilkan semua postingan

29 Juni 2013

Behind The Scene Trilogi 'Fifty Shades' dan Robert Pattinson


Setelah sekian lama posting tentang pesan kesan baca fifty shades dan janji bakalan nge-review buku itu tapi belum kesampaian juga. ini malah dapat info baru. Yeah ga bener-bener baru c, cuma emank baru buat aku.
Tentang behind the scene pembuatan novel trilogi Fifty Shades. Aku baca dari wikipedia dan beberapa sumber lain dari hasil googling. Ternyata EL James berhasil nulis Novel -yang bener-bener boomingnya ngalahin Harry Potter- ini berawal dari sebuah fan fiction Movie Twilight. WOW
Ternyata...
Novel erotics romance ini ditulis EL James di situs web fan fiction Twilight. Awalnya judul yang ditulis EL James adalah Master of Universe. Karena Fan Fiction jelas aja nama-nama peran utama yang dipake EL James adalah Bella Swan dan Edward Cullen. Banyak yang suka tapi banyak juga yang menentang keberadaan tulisan EL James di situs web tersebut karena terlalu banyak berkisah hal yang seksual dan cenderung porno. Yeah buat kamu yang udah baca trilogi Fifty Shades pasti udah paham banget kalau muatan trilogy ini berkisah tentang kelainan seksual yang disajikan mendetail dengan gaya bahasa ringan. Terlalu ringan unttuk menceritakan gaya hidup BSDM yang dijalani Cristian Grey-peran utama trilogy Fifty Shades.
Nah, karena penolakan tersebut, EL James tak pantang menyerah. Akhirnya tulisannya di situs web fan Fiction Twilight di hapus dan kemudian semua tulisannya di posting ulang di situs web pribadinya "fiftyshades.com". Dasarnya aja udah nasib EL James bakalan terkenal. Karya fan Fiction-nya ini kemudian di akui sebagai karya asli dengan judul Fifty Shades of Grey dan nama peran utamanya diganti menjadi Cristian Grey dan Annastasia Steele. Kemudian postingannya di web pribadinya dihapus dengan alasan kisah tersebut akan diterbitkan.
Daaannn... yeah novel EL James meraih banyak perhatian publik. Tetap saja terdapat pro dan kontra dalam sebuah kondisi. Karena trilogy fifty shades berasal dari fan fiction banyak yang menentang kelayakan trilogy Fifty Shades sebagai karya asli. Namun Stephanie Mayer -penulis Twilight- sendiri tak berkomentar negatif tentang asal muasal ditulisnya Trilogi Fifty Shades oleh EL James. "itu benar-benar bukan genre saya, bukan ketertarikan saya.. Dia melakukannya dengan baik. Itu hebat!",komentar Meyer tentang Trilogi Fifty Shades dilansir dari Wikipedia. 
Tak hanya itu cobaan keberhasilan dari trilogy ini. Karena sebagian besar kaum penentang kekerasan dalam rumah tangga di Inggris sampai berdemo akan membakar novel EL James karena dinilai penggambaran BSDM di novel EL James terlalu nyata dan blak-blakan. Yeah emank bener, baca novel EL James ini bukin merinding, tapi mungkin disitu letak istimewanya.
Yeah buktinya berbagai media mengatakan kalau novel ini akan diadaptasi ke dalam sebuah film. Dan udah pasti di produksi oleh Universal Picture dan Focus Features, yang katanya bakalan release Agustus 2014. 
Yang masih jadi topik utama tentang Movie adaptasi dari novel EL James ini adalah 'siapa yang akan memerankan Cristian Grey??' Si cowok cool, tapi juga hot yang ternyata punya kebiasaan sex menyimpang ini. 
 
Gosip panas terkininya adalah ROBERT PATTINSON yang akan MEMERANKAN CRISTIAN GREY. Banyak pihak setuju dengan Robert Pattinson karena dari awal Novel ini memang diinspirasi dari kekaguman EL James terhadap sosok Edward Cullen.
Hot-nya lagi, katanya udah ada kesepakatan dan pembicaraan antara Robert Patinson dan EL James pasca James di undang dalam sebuah pesta yang di tuan rumahi oleh Patinson. Yeah aku juga setuju banget c... Edward Cullen memank sesuatu....hehehe
Yeah buat tau berita aslinya, tunggu aja konfirmasi dari pihak EL James dan bocoran tentang proses syuting Movie ini. Yang udah pasti Movie ini udah ada label 18+. :D

18 Juni 2013

Find Me Guilty (2006)



Vin Diesel yang ga banget !
Sebenernya mau ng-review movie ini, q pengen menghadirkan sisi lain Vin Diesel aja dalam setiap karakter yang berhasil diperankannya. Disini Vin itu tampil beda, yeah nurutin karakter Jackie yang dia perankan. Daaannn kamu disini bisa lihat Vin ada rambutnya.... huehehe ga botak kayak biasanya kaann.
Dan jangan harap kamu bisa lihat Vin yang berantem dan kebut-kebutan motor kayak di movie-movie yang diperankan oleh Vin lainnya. Di sini dia berantemnya pake banyolan-banyolan pengacara. Ya !!! Ini movie soal hukum dan adegan-adegan bersih kotornya pengadialan.
Yeah disamping banyak kekecewaan yang aku ungkapin di atas, hal itu terbukti dari ketidakberhasilannya menuai keuntungan yang besar karena dalam produksi yang mencapai biaya belasan million US, film ini hanya memperoleh penghasilan sekitar 2 million. Buat kamu penikmat movie dari segi cerita aja, movie ini emang ga recomended. Cuma buat kamu penggemar Vin Diesel, lumayan lahhh kamu bisa melihat sisi lain dari Vin Diesel ‘berambut’ kannn :p
Yuukk kita mulai nge-review (thank to Wiki yang ngingetin lagi plotnya :D).
Jackie DiNorscio (Vin Diesel) adalah pemeran utama dalam Movie ini. Based on true story looh.
Di akhir 1980-an dan Giacomo "Jackie Dee" DiNorscio, mobster tingkat rendah, baru saja ditembak oleh sepupunya Tony Compagna (Raul Esparza). Namun Jackie menolak untuk mengajukan tuntutan ke polisi.  Karena Jackie akan segera ditangkap dan dihukum tiga puluh tahun atas keterkaitannya dengan obat bius.
Tony, yang takut pembalasan dari keluarga mafia (Jackie), setuju untuk menjadi saksi pemerintah untuk jaksa Sean Kierney (Linus Roarche), yang berniat untuk menjatuhkan puluhan tokoh kejahatan terorganisir sekaligus. Kierney mencoba untuk menyuap Jackie untuk menjadi saksi pemerintah juga, tapi Jackie setia pada kelompoknya dan untuk menjadi tikus pemerintah.
Kasus pengadilan besar di mana Jackie, Nick dan puluhan mafia lainnya diadili atas sejumlah tak terhitung kejahatan di depan ketua Hakim Sidney Finestein dianggap tidak adil oleh Jackie. Jackie kesal dengan pengacara saat ini, yang bahkan tidak bisa menjaga dia dari melakukan peregangan hukuman 30 tahun. Mengambil resiko besar Jackie menolak tawaran untuk diwakili oleh pengacara pembela utama Ben Klandis (Peter Dinklage). Jackie memutuskan untuk mewakili dirinya sendiri di pengadilan, meskipun dia tidak memiliki latar belakang hukum.
Nahh itu awalnya... Mau tau akhirnya?? Tonton sendiri aja deh. Rada berat juga c nonton movie kayak gini. Dan penyajian movie ini alurnya kurang bisa dipahami (tapi cukup ngingetin aku sama salah satu movie yang cerita juga tentang kasih pengadilan tentang hak cipta kipas kaca mobil. Pertarungan individu sama perusahaan mobil ternama itu loh, q lupa judulnya :p). Terlepas dari aku yang ga tau masalah hukum. Cuma movie ini cukup menghibur karena adanya banyolan-banyolan Jackie saat menjadi pengacara atas dirinya sendiri.
Penasaran ?? Yeah kalaupun ga penasaran, tonton aja deh kalu kamu emank fans berat dari Vin Diesel. Lumayan kq bisa lihat sisi lain dari Vin. Anddd the last of my review,, aku kasih kamu perbandingan foto Vin ‘botak’ dan ‘berambut.
 Hehehe enjoy reading guys. And please, dont forget to leave a comment yaa... :D

15 Juni 2013

Nou Otoko, Toma Trauma Mencekik Nikaido Fumi


Hwaa... I'm going crazy, almost everyday i'm googling for ikuta toma's movie or his news. But i get nothing. Padahal movie terbaru toma udah rilis Februari lalu, memang sih ini belum sampai 6 bulan dan DVD Nou Otoko juga belum keluar. But i hope to find some article about that review, maybe in japan language, yeah i may use google translate but i will be very happy if i know about Toma.
Karena ga dapat artikel update Toma, yah yang aku share lumayan udah lama c. Tentang kejadian pas syuting Nou Otoko. Beberapa kendala Toma dan beberapa pemain yang memerankan adegan kekerasan dalam film ini.
Seperti dilansir dari beberapa media jepang kalau Toma cukup trauma paska insiden pingsangnya Nikaido Fumi saat scane dimana seharusnya Toma mencekik Fumi. Fumi yang berperan sebagai pengebom dalam Nou Otoko ini melakukan take untuk adegan dicekik oleh Toma. Sutradara kurang puas dengan akting keduanya. So, sutradara menyuruh Toma mencekik Fumi agak keras. Belum juga Toma mencekiknya, Fumi malahan pingsan.
Kejadian ini memang murni insiden. Pasalnya Fumi telah menjelaskan ke pers bahwa dia cukup berkendala dengan staminanya untuk syuting Nou Otoko. Hal ini disebabkan karena, Fumi harus menurunkan berat badannya 6 kg untuk perannya di Nou Otoko. Sambil bercanda Fumi berkomentar blak-blakan paska insiden itu.  "I'm still in my growth period, so it's hard to lose any weight! 'Please let this filming be over soon,' I thought. I wasn't even allowed to eat rice let alone any sorts of sweets."
Hwaa dasar ababil... :p
Di saat semua pihak khawatir dan berharap untuk menunjukan akting terbaiknya, Fumi malah pengen buru-buru kelar kerjaannya. Dan Toma juga bener-bener khawatir, dia terlalu bersemangat dengan movie laga pertamanya ini. Pada pers Toma menjelaskan sekali lagi insiden tersebut. The director told me to do it a little stronger, so I put more strength into my grip, but Fumi-chan suddenly fainted and dropped to the floor... Doing something like that to a 17 (now 18) year-old girl caused quite a trauma for me."
Yeah.. we know u, Toma. Impossible u want to kill ur partner... Hehehe. yang pasti traumanya jangan kepanjangan yaa... Soalnya gosipnya setelah Nou Otoko, Toma sudah ditawari untuk bermain Movie laga lagi. Emang sih aku belum nonton Nou Otoko, tapi semoga aja Toma bisa terima tawaran itu, makin banyak movie kan makin sering juga liat tampangnya Toma... ya kan girls... :D
Soalnya film ini kayaknya lumayan berat proses syutingnya. Selain Fumi yang mengeluh, Eguci juga berkomentar blak-blakan bahwa untuk salah satu adegan perkelahiannya dengan Toma, dia hampir pingsan karena kelelahan. "I had a hand-to-hand fighting scene with Ikuta and it took us 27 hours to complete this scene. It felt like I was going to collapse in the middle of filming as well", komentar Eguci.
Meskipun banyak halangan dan keluhan akan kerasnya proses syuting, Toma masih optimis akan Nou Otoko. "It probably doesn't sound right coming from my own mouth, but this really turned out to be a very interesting film. I think this is the proof that films like this can be made in Japan after all. Japanese culture is a wonderful thing and this film makes you realize it once more. I'm confident (of its quality)", komentar Toma dengan pasti.
How wise he is !! Yeah ditunggu aja, moga link Download-an Nou Otoko cepet keluar dan moga banyak orang yang bersedia langsung ngesubb, english juga ga papa yang penting secepetnya. Really miss u Toma, and ur acting pastinya. :D
Hey girls, artikel ini belum berhenti di sini loohh. I give u special gift. Here it is.
Very cute, huh?? I found this from Toma-Room in life journal. Visit her site too, girls. :D
And remember to leave some comment after u read my article. Thanks for reading. Jaa na mata ne ^v^.

Fast & Furious 6

 Hwaa Movie yang udah ditunggu dari tahun lalu release juga. Yeah udah bulan lalu c, tepatnya Mei 2013 kemarin. Dari antrian panjang di Rajawali >bioskop tempatku< sampai tuh Movie keren ilang digantiin Coboy Junior... daaannnn aku belum sempet nonton Huhuhu....
Nyesel banget... ya iyalah secara ga bisa lihat Vin Diesel saat film itu lagi panas-panasnya ditonton banyak orang. Dan ada Joe Taslim juga yang menjadi magnet kecil ketertarikan dan kebanggaan sebagai orang Indonesia ngelihat Joe bisa main sama aktor-aktor hebat Holywood. Hwaa sebenernya c envy berat. Meski jarang satu scene sama Vin Diesel tapi paling ga dia pernah ketemu langsung kan sama Vin Diesel ??
Whatever lah tentang kegagalan nonton ne film dan harus menunggu sampai download-annya keluar atau CD bajakannya beredar. (yeah bukan terang-terangan kalau ini bisa mengurangi pemasukan Movie ini c, Cuma biasanya yang gituan lebih cepet keluarnya daripada yang ori, setuju?) hehehe... Yang pasti yuukk kita bahas ‘Fast’ 6 dari beberapa sumber di mbah google dan banyak sumber dari republika. Nee aku share sekarang.
Fast 6, Directed by Justin Lin Produced by Neal H. Moritz, Vin Diesel, Clayton Townsend Written by Chris Morgan (screenplay), Gary Scott Thompson (characters) Starring Vin Diesel, Paul Walker, Dwayne Johnson, Michelle Rodriguez, Jordana Brewster, Tyrese Gibson, Chris Bridges, Sung Kang, Luke Evans, Gina Carano, John Ortiz, Gal Gadot, Joe Taslim, Clara Paget, Elsa Pataky, Kim Kold, Rita Ora, Shea Whigham, Jason Statham Music by Lucas Vidal Cinematography Stephen F. Windon Editing by Kelly Matsumoto, Greg D’Auria, Christian Wagner Studio Universal Pictures/Etalon Film/Original Film Running time 130 minutes Country United States Language English
Fast 6 ini menghadirkan kisah yang segar dibandingkan series b=sebelumnya meski tak meninggalkan adegan aden=gan andalannya kayak balapan seru, cewek-cewek cantik sama gaun mini, juga berantem seru antara si antagonis sama protagonisnya. Yang cukup segar di Fast 6 ini adalah peran antagonis yang mendapat porsi lumayan dan tak terkesan terlalu gampang dikalahkan seperti series sebelumnya.
Fast 6 dimulai dari kehidupan peran utama Dom (Vin Diesel) sama Brian (Paul Walker) dalam persembunyian setelah kejadian di Fast 5 yang membuat mereka jadi buronan Internasional. Kini mereka sama sekali telah meninggalkan dunia kriminal: Dom tinggal bersama kekasihnya, Elena (Elsa Pataky), Brian tinggal bersama Mia (Jordana Brewster) dan anak mereka, Jack, Gisele (Gal Gadot) pindah ke Hong Kong dan hidup bersama Han (Sung Kang) serta Roman Pearce (Tyrese Gibson) dan Tej Parker (Chris Bridges) kini hidup dalam kemewahan.
Hidup mereka mulai berubah, Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Riley (Gina Carano) menemukan Dom. Namun nyatanya Hobbs kali ini menawakan penawaran yang menggiurkan jika Dom bersedia membantunya untuk menangkap Owen Shaw (Luke Evans) ketua perkumpulan kriminal yang terdiri dari para pengemudi liar dari berbagai negara. Awalnya Dom menolak tawaran Hobbs berupa uang dalam jumlah besar dan penghapusan status mereka sebagai kriminal. Namun saat Hobbs menunjukan foto Letty Ortiz (Michelle Rodriguez) –kekasih Dom di Fast 1 dan 4-, Dom jelas terkejut. Letty yang selama ini diduga telah meninggal dunia, ternyata bergabung dangan organisasi kriminal Shaw. Dom merasa bertanggung jawab untuk menemukan kembali Letty.
Dom menghubungi rekan-rekannya lagi dan atas dasar kekeluargaan dalam menyelamatkan Letty, mereka setuju untuk bergabung dalam operasi penyelamatan Letty yang disusun oleh Dom. Saat semua berkumpul kembali, Dom, Brian dan rekan-rekannya mulai menyusun rencana untuk mencari dimana keberadaan Owen Shaw dan komplotannya sekaligus untuk menangkap mereka.
Yeaahh bakalan seru banget deh kayaknya Fast 6 karena suguhannya komplit dari aksi laga dan alur romance yang kental. Konflik percintaan Dom, Elena, dan Letty bakalan menjadi salah satuscane yang ditunggu selain adegan kejar-kejaran mobil modifan keren yang sudah pasti sangat-sangat ditunggu para fans. Selain itu angin segar dari film ini adalah penampilan apik Luke Evans yang meski tak pendapat porsi cukup dalam pembangunan karakternya namun dia dapat memerankan Shaw sesuai porsi yang diinginkan penonton. Selain itu aktor asal Indonesia Joe Taslim ternyata tak hanya numpang lewat -yeeee-. Joe Taslim yang memerankan Jah, anak buah shaw menarik perhatian dengan kemampuan Judonya. Pertaruangan seru disajikan oleh Joe Taslim saat harus melawan Han dan Roman yang bisa ia menangi. Wow salut buat Joe Taslim yang langsung mendapat kontrak Movie Holywood lain setelah Fast 6 ini kelar.
Tutup kuping sama beberapa komentar negatif >hwaa ga objektif banget< yang mengkritik beberapa usak usek tidak realistisnya film ini dan dengungan keberhasilan Fast 5. Movie ini baru sebulan tayang dan jelas angka keberhasilannya belum dapat dihitung pasti. Toh, setelah membaca beberapa review -yang udah aku share sama kalian di atas- aku masih nunggu link download-an Movie keren ini. Hehehe... yahhh kangen banget sama suara seksi Dom. I really love Dominic Toretto, that character make me so confuse because I know Vin Diesel totally different in other movie –yeah everyone know that- :p
So, keep reading my blog! Because I will share link download Fast 6. Dont miss it. And leave some comment if u think u need to say thank for me. J
Semoga bermanfaat. C u guys.

22 Maret 2013

Fifty Shades And LENKA



E.L James >> Fifty Shades Trilogy 
Lenka >> The Show

Apa yang bisa mengalihkan perhatianku dari film, dorama-dorama jepang dengan penampilan biasanya yang mempesona.  Film yang berputar dari bayanganku sendiri. Kau mungkin frustasi karena tak bisa mencerna kata-kataku. Hahaha... lebih simple aku bilang bahwa yang mengalihkan perhatianku dari video adalah NOVEL. Novel yang mampu menarik imajiku keluar dan memperlihatkan setiap kata menjadi videoku sendiri. Tentu bukan video dimana aku yang berperan. Tapi video dengan pemain yang tertulis dalam novel yang aku buat dia keluar dalam bentuk peran fiktif yang menurutku sempurna untuk memerankannya.
Salah satu Novel yang membuat imajiku begitu liar adalah Fifty Shades.
Upz.. aku lupa mengatakan sesuatu sebelum melanjutkan artikel ini. Sangat penting bagi kita, orang dengan budaya timur. Memang mungkin peran artikel ini hanya membuatmu penasaran dengan novel apa yang aku baca. Namun hal paling berbahaya adalah rasa penasaran yang tak terkontrol.
Oke. Aku mulai pada batasan untukmu agar bisa melanjutkan membaca artikel ini. Ini 17++ tapi aku memberikan berapa tambahan + karena batasnya menurutku adalah 21. Apakah kau sedang menjalani umur 21-mu? Jika ya teruskan, ini pengalaman bagimu. Jika tidak, berhenti membaca dan jangan rusak masa mudamu.
Lanjut..
Salah satu Novel yang membuat imajiku begitu liar adalah Fifty Shades. Yeah Novel trilogy dengan nama penulis E.L James. Dan taukah kamu. Trilogi ini adalah karya pertama E.L James. WOW
Dikutip adari portal novel. E.L berkomentar tentang kesuksessan novel pertamanya tersebut.
"Aku penulis novel romantis dewasa Fifty Shades trilogy, buku pertama (dengan ejaan british english) diterbitkan pada Mei 2011. Aku amat senang dan terhormat oleh respon positif terhadap ceritaku dari pembaca di seluruh dunia. Aku harap anda akan menikmati tulisanku."
E.L James adalah seorang eksekutif TV, istri dan seorang ibu. Dia menahan mimpinya untuk menulis karena fokus pada karir dan keluarga yang dijalaninya. Bayangkan jika dia benar-benar mengubur mimpinya. Hwaa tentu Fifty shade dan penjabaran menyenangkan dari setiap katanya tak akan pernah sampai di retinamu. Benar-benar beruntung dia memulai tulisan pertamanya yang langsung meledak.
Trilogy Fifty Shades adalah novel erotik romantis. Jujur sampai saat ini aku begitu banyak membaca teenlit di usiaku yang sudah tidak lagi Teens. Hahaha... kekanak-kanakan, tapi menjadi anak-anak itu menyenangkan... :p. Dan dari 1 kalimat di atas cukup memberimu gambaran kan. Betapa tertutupnya pikiranku pada realiti. Yeah kau tau kan tipe-tipe novel teenlit. Cinta putih, cinta murni, hanya soal cinta dan sayang.  Yang kata Cristian Grey, CEO Grey Interprise Holding, cinta vanilla. Ternyata di luar itu ada begitu macam ‘Abu-abu’. Nafsu dan control diri.
Hmmzz.. meskipun jujur aku lebih suka menjalani cinta Vanilla. Tapi novel Fifty Shades ini benar-benar mempesonaku. Seks Abnormal dan Cinta Vanilla yang berusaha untuk digabungkan oleh mereka. -Di lain artikel aku akan menceritakan detail dari novel ini. Di artikel ini aku hanya ingin memberikan kesanku dan keterkagumanku-.
Aku membaca Fifty shades dengan iringan musik lenka yang unik dan halus. Dari sekian banyak lagu Lenka, yang benar-benar terekam dalam memoriku adalah The Show..
I am just a little girl
Lost in the moment
I'm so scared
But don't show it
I can't figure it out
It's bringing me down
I know
I've got to let it go
And just enjoy the show

Great !!! Sesuai, Pas banget sama situasinya. Jalan cerita Novelnya. Lagu ini tuh menggambarkan perasaan Ana yang begitu galau akan pengalaman yang di laluinya. Lagu ini adalah ringkasan dari semua perasaan Anastasia Steets saat bertemu Cristian Grey dalam Fifty Shades of Grey, novel pertama dari trilogy fifty shades.

Hwaa pokoknya pas banget deh lagu ini buat soundract saat baca Fifty shades. Liriknya tuh sedih gimana gitu, tapi lenka selalu membawa lagu apapun senyaman dirinya. Dan aku suka semua lagu Lenka.
Coba deh perpaduannya dan kau akan membenarkan pendapatku. Upz... coba kalau kau 21. Ingat itu.
Dan berhenti di sini tentang kekagumanku. Tunggu Review-ku tentang novel ini dan tentunya link download agar kamu bisa ikut membacanya. Jika kamu cukup sabar untuk menungguku menulis lagi dan tidak langsung searching di Google selepas membaca ini. ^v~

 P.S : Bakalan ada film yang di adaptasi dari Trilogi Fifty Shades. Hwaa I hope its not make readers disapointed with their dreams.