29 November 2010

Jam Tangan

Waktu..hampir segala hal terukur waktu. Detik, menit, jam, hari, bulan tahun. Segala yang terlewat sebagai kenangan, semua esok sebagai harapan dan sekarang untuk senyum. Terukur waktu dan tercetak tinta masa yang akan membuatnya berkarang karena tak akan pernah terhapus oleh apapun. Ingin membuatnya bermakna, berarti seperti waktu yang terus melekat.
Hmm… sedikit nglantur tapi memiliki arti untukku. Padahal di artikel ini cuman mau ceritain jam tangan. Aksesoris yang lagi aku gilai banget. Pengen hunting sana sini biar dapat yang pas. Cantik.
Emank ga terlalu tahu merek jam tangan branded yang bikin mata orang ngeliat langsung lophe-lophe…Hhe, tapi yeah semua orang punya selera, gitu juga aku. Ga terlalu tau, tapi kan bisa milih yang aku suka. Ga peduli harga dari 35 ribu perak nyampe jutaan. Hhe kalo ga sayang beli yang jutaan. Namanya juga ngikutin selera. Di bawah ini jam-jam tangan yang pengen aku punya. Check this out..




wuaaaa pengen bangettt :)''' ..hehe ... Ada yang berniat ngasih ?????
:D

18 November 2010

Sosialisasi


Dari wikipedia aku dapet definisi sosialisasi >> Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat.
Secara jujur aku tak begitu paham dengan definisi itu. Yeah secara aku orang eksak murni dan perlu di garis bawahi aku bukan orang sosial yang bisa memahami tiap kata dengan detail. Lebih suka semua yang to do point, jelas dan benar. Kalau menurutku kata sosialisasi didefinisikan pengakuan dalam kelompok yang membuat seseorang berinteraksi terus dengan kelompok itu.
Dan dari definisi itulah aku menyimpulkan aku bermasalah dalam hal sosialisasi. Selama hidupku sampai saat ini detik ini aku menuliskan ini. Aku mengakui aku tak pernah merasa mendapatkan pengakuan dalam kelompok dimana aku bisa terus berinteraksi dengan kelompok itu. Sosialisasiku selalu terbatas waktu. Secara sederhana sosialisasi dengan suatu kelompok itu sementara. Sementara yaitu saat punya satu tujuan, satu kepentingan, dan satu yang pengen diperoleh dari kebersamaan itu.
Saat puncak kebosanaan melanda, muncul masalah tentang sifat-sifat buruk yang mulai mengganggu, kemudian tak bisa menerima semua itu dengan hati lapang bahwa manusia tak ada yang sempurna. Akhirnya berakhirlah sosialisasi itu. Terpencar dari kelompok, mengurus semua hal dengan sendiri, segalanya menjadi biasa tanpa ingat janji saat keakraban itu muncul.
Seperti itulah, terus berganti dari kelompok ke kelompok. Hingga akhirnya menemukan suatu kesimpulan yang amaze buat aku. MANDIRI. Berusaha melakukan segalanya sendiri. Memang tak berhenti berusaha sosialisasi. Tapi saat mengajak siapapun hanya mendapatkan penolakan, kenapa ga berusaha sendiri, yakin deh hasilnya jauh lebih baik. Lebih sesuai dengan yang dipikirkan.
Huft..posting ini isinya Cuma curcol, yang ujung ujungnya dibilang egois. Pi yeah aku bisa melakukan semua lebih baik. Hanya berusaha mengisi kekosongan yar ga kesepian. Tetep enjoy? Haruzzz. It’s my life, just me and my self. Sebelum aku bener-bener ngerasa nyaman dengan seseorang maka. STOP. Dia masih berdiri diluar batas hijau, sebelum dia masuk dan mengganggu kenyamananku. Harus benar-benar yakin biar aku tenang.
Hha, benar benar curcol =p.

29 Oktober 2010

Ideologi dan Mimpi


Pemikiran, harapan tentang semua yang terdengar begitu sempurna untuk dilakukan. Setiap orang punya hal tertentu yang menjadi pemikirannya. Tentang keinginan ini-itu. Yang terkadang saat diutarakan hanya mendapat sindiran dari orang-orang yang intinya. “apa mungkin kamu bisa mewujudkannya”, bernada negatif dan sangat pesimis, sifatnya menghancurkan, untuk orang yang sangat perasa dan berpendirian kurang kuat.
Tapi suatu saat mungkin akan mendapatkan tanggapan yang intinya seperti ini. “Wow..aku tak pernah berpikiran sebijak itu, kau keren ! berusahalah ! kamu pasti bisa mewujudkannya”. Hmm J Positif, support, tambahan energi dan senyum. Berjuta makna yang diberikan hanya dengan ucapan sependek itu. Yeah meski harus di akui mungkin hanya 2-3 dari 10 orang yang akan mengucapkan hal itu.
Tapi percayalah semua yang kau dapat sekarang adalah karena mimpimu di masa lalu. Kalau kau tak pernah bermimpi, berarti hidupmu standar, karena kebaikan Tuhan yang menjadikan hidupmu seperti sekarang. Kau tahu hidup butuh progress. Mimpi memberikan sedikit peningkatan dalam hidupmu, gairah dalam keinginan mewujudkannya dan tujuan hidupmu. Tak enakkan hidup monoton dan datar.
Tapiii (lagi)..semua yang kelewat batas ga baik. Jadi maksimal juga ga lebih baik dari optimalkan. Yupz yang di butuhkan hanya optimal. Jadi bermimpilah, percaya dan berusaha agar mimpimu terwujud.
Yeah my blog, abaut my life. Yang di atas Cuma pengantar untuk menginspirasi yang baca agar mau bermimpi. Soal semua mimpi dan keinginanku. Aku tersadar akan sebuah seruan keras yang membuatku berpikir seharian kemarin. Tentang teriakan yang terus menggema dalam diriku. “Aku ga pengen kerja di rumah aku pengen kerja di Luar Jawa”
Pendapat beberapa orang ketika aku mengungkapkannya. “Kamu pasti lagi punya masalah sama orang di tempat asalmu”
Hey..bagaimana bisa mengambil kesimpulan sepicik itu. Apa alasan orang tidak ingin kembali ke tempat asalnya hanya karena katidaksesuaian diri dengan orang lain. Karena sejujurnya aku sangat mencintai kota asalku, dimana semua kemajuan kudapat lebih di kota asalku dari pada di region tempat aku kuliah sekarang, yang untuk mencapai pusat kota memerlukan waktu setengah jam dengan jalan tidak bisa di sebut datar dan mulus. Dan kota asalku tempat yang begitu ramah, dimana semua orang bersedia membantumu saat kau kesulitan, bahkan orang yang tak mengenalmu. Tidakkah ota asalku memiliki alasan untuk di tinggalkan?
Bagiku tidak.
Lalu apa alasanku saat ini aku begitu ingin suatu saat aku bisa kerja di luar jawa, bahkan tak inin kerja di tempat asalku.
Oke mulai membahas alasanku. Mungkin banyak orang yang akan tertawa. Tapi ini blogku, tentang semua pendapat yang ingin kukeluarkan secara bebas tanpa terkekang.
“Aku pengen kerja di Luar Jawa”
Karena aku ingin bermanfaat. Bagi diriku sendiri, bagi orang yang kusayangi, bagi orang lain, buat semua yang bisa membuatku merasa hidupku bermanfaat.
Aku butuh pengalaman. Aku tak ingin stuck pada ruang lingkup itu-itu saja. Aku butuh dunia baru di mana aku bisa memperbaiki semua yang kurang dalam hidupku tanpa ada orang lain yang meragukan bahwa aku telah berubah. Aku ingin orang memahamiku dengan semua yang baru dalam perubahanku. Dunia baru bagiku.
Untuk orang lain. Rasanya kota asalku sudah terlalu maju dan begitu mudah mendapatkan seorang guru terbaik untuk mendidik generasi baru tempat harapan akan berpindah ke pundak peserta didik. Tapi di luar sana, di luar jawa yang tak berlari secepat Jawa…
Seorang anak hanya bisa menanti untuk dianggap dewasa agar bisa berjalan sejauh berkilo-kilo meter untuk dapat menikmati bangku sekolah. Begitu kontradiksi umur dewasa masyarakat dengan umur  jenjang sekolah yang di terapkan pemerintah. Kasihan, hak mereka mendapat pendidikan yang layak, tapi kenapa tak mampu memberikan pendidik, rancangan dan bangunan sekolah yang berdiri di pedalaman hanya ruang kosong tanpa tauladan dan transfer ilmu. Mereka butuh seseorang untuk rela di sana demi ideologi pendidikan.
Harus banyak berkorban untuk benar-benar mewujudkan mimpiku. Yang sesungguhnya aku sendiri ragu aku bisa bertekad mewujudkannya. Tapi kelak aku adalah pegawai negeri yang harus mematuhi utusan pemerintah. Suatu saat, mungkin saat surat tugasku datang ketanganku, dan bertuliskan salah satu kota di luar jawa untuk menjadi tempatku mengabdi. Aku akan berangkat, dengan sedikit keluh kesah, atau mungkin banyak karena aku manusia biasa yang banyak mengharapkan hal enak untuk aku cicipi. Tapi aku sadar untuk merasakan suatu yang terasa enak, aku harus mencicipi hal yang tak enak untuk dapat menyimpulkannya.
Hhaaaaaah…..
Itu mimpiku, pemikiranku yang membuatku tak tenang belajar anreal sebelum posting artikel ini. Tak apalah jika hanya dicerca. Mungkin suatu saat, saat mimpiku terwujud semua mulut yang mencerca akan berbalik tersenyum dan berucap “Kau lebih dari perkiraan semua orang”
Menyenangkan !!! Satu yang kubagi dalam artikel ini. Bebaskan pendapatmu, teruslah bermimpi, usahakan ideologi mudamu terwujud. Jangan seperti mahasiswa yang aktif berdemo untuk mengurangi korupsi namun saat dia duduk di kursi empuk pemerintahan, dia melanggar ideologinya dengan mengambil hak orang lain.
So, make your dreams come true !! tidak harus ‘sempurna’, mungkin lebih menyenangkan saat ‘segalanya lebih dari  baik’

25 Oktober 2010

sadness october

Dan ku ingin pulang
dengan cahaya yang benderang
dan kebebasan yang sempurna...
sepenggal lirik dari SID, kaya jadi soundtrack hidup aku oktober ini. kalo kamu outsiders pasti tau lanjutan dari lirik-lirik itu. Yupz rasanya penat, marah ga ada tempat untuk menghela nafas, aku butuh tempat untukku bisa berbagi dengan diri sendiri, karena aku memang sendiri...
Rumah...seberapapun tekadku untuk menjauh dan berjanji tak akan pulang dalam waktu dekat, tapi kayanya percuma, aku merindukannya kini. Amat sangat. Heh terdengar aku munafik yang melanggar janji pada diri sendiri. Tapi aku ingin pulang......
.
Bener-bener pengen pulang.....
Negeri jauh ini memang menghindarkan aku dari suatu hal, tapi kesendirianku di antah berantah ini juga menimbulkan masalah lain. Aku sadar hidup ga mungkin ada kalo ga ada masalah, tapi wajarkan seorang manusia juga butuh mengeluh, agar tak perfec, karena aku butuh rapuh, agar tk ada yang mencerca ketika bening keluar dai lensa ini mengaburkan tatapanku akan dunia.
entah apa yang aku tulis hari ini....
Yang jelas aku ingin pulaaaannngggg !!!!

14 Oktober 2010

Oktobeerrrr !!!!


Banyak ide banyak cerita..
pi lum juga sempet nuangin di tinta maya ini :p
Yang jelas, aku bakal semain negasin. Aku suka Hitam !!!
Bukan suasananya, tapi karakteristik dan sifatnya.
Hitam yang teguh meski berbaur dengan warna lain.
Hitam yang rela saat warna memperkaya dirinya.
Tapiii hitam yang always positif bagiku...
Hihihi catatan kecil ini pengantar postingan Oktober selanjutnya !!
Semangat menulis dunia !!!
wish me strong like stone and get all of my solution's trouble :D