24 Oktober 2012

ACEPT & PAPs : Perjalanan Merealisasikan Mimpi



Oktober adalah bulan transisi perubahan statusku. Agenda penuh ada di bulan ini. Dan segudang impian baru terbentuk bulan ini. Salah satunya masuk kampus impian yang dahulu kala terlalu pengecut nyaliku untuk sekedar menjajal kemampuan dengan tes. Dan bulan inilah saatnya membentuk tekad untuk mengejar mimpi sejauh aku bisa merealisasikan mimpi itu.
Awalnya rencana sempurna terbentuk, tapi akhir september ternyata ada agenda baru berkaitan dengan prosesi kelulusanku. AMBIL TOGA. Yeah jadilah rencana itu memanjang dan melelahkan badan. Bayangin aja dalam 1 bulan itu aku bolak-balik purwokerto-semarang-purwokerto-jogja-purwokerto-semarang-purwokerto.  Yeah secara kondisiku ga fit kalo harus naik kendaraan umum dan berjam-jam... makanya aku bilang melelahkan. Namun alhamdulillah masih diberi kesehatan menjalani semua itu.
Yeah langsung ceritain langkah merealisasikan mimpi aja ya.
Yupz 1 Oktober 2012 aku daftar ACEPT & PAPs via bank BNI UNNES terus malemnya baru daftar online. Daaannn resmilah aku jadi peserta tes ACEPT & PAPs UGM yang bakalan dites tanggal 10 oktober.  Aku belajar ga sampe sebulan. Soalnya banyak kegiatan yang ga memungkinkan untuk konsentrasi sama materi psikotest, grammar, daann tentunya membiasakan telinga ma cicit cuit bahasa inggris. Yeah yang penting tekad, usaha, doa, dan menyerahkan semua sama Yang DiAtas soal hasilnya.
So, tanggal 5 Oktober aku balik purwokerto dan tanggal 9 aku ke Jogja. Bener-bener nekad ga hubungin sapa-sapa. Entah temen ato sodara di Jogja semua ga ada komunikasi. Aku males gembar-gembor. Takut ma akibatnya kalau aku ga sesuai dengan persepsi atau harapan mereka. Jadilah aku muter-muter nyasar-nyasar di Jogja, nyari penginepan yang ternyata udah penuh semua L. Untungnya ada pegawai gedung PPB UGM >gedung tempat tes ACEPT & PAPs besok< yang berbaik hati mau ngasih tau tempat penginepan yang deket-deket lokasi tes. Dan dapetlah tempat buat tidur di TALENTA III.
Semaleman belajat PAPs, dan ga percuma jam 08.00-11.00 WIB, 10 Oktober 2012. Lancaarrrr. Dari bahasa, logika, dan matematika bisa di lalui tanpa mikir kelamaan. Tapi sayangnya managemen waktuku rada ga bagus. Aku suka penasaran banget sama soal yang susah dan alhasil beberapa nomor lewat tanpa terjawab karena waktu yang ga mencukupi. Dan salahnya aku lagi, udah tau ga ada pengurangan untuk jawaban salah tapi aku tetap meninggalkan beberapa nomor tanpa jawaban. Hmzz...yasud yang jelas akhir dari tes PAPs masih Lancaarrrr.
Siangnya tes ACEPT dimulai jam 12.30. Untung aku udah bawa roti+air mineral jadi ga terlalu panik waktu kantin PPB tutup. Jadi sisa waktu aku pake buat makan dan baca-baca materi grammar. Yeah itung-itung sambil nunggu tempelan pengumuman nomor tempat duduk ACEPT >Aku belum tau nomor kursiku tanggal 9 pas survey belum ada tempelan ACEPTnya atau mungkin aku yang ga tau<. Jam tengah 12 koq belum ada pengumuman juga, aku sampe tanya sama pegawai PPB >yang kemarin ngasih informasi penginepan< eh dianya juga ga tau. Harap-harap cemas dan belaga tenang aku melanjutkan makan roti dan baca-baca. Untung ada cowok teknik elektro ngajakin kenalan...eh ngobrol-ngobrol lama ternyata dia bilang kalo pengumuman tempat duduk ACEPT udah di tempel dari kemarin di papan pengumuman pintu belakang PPB. Gubrag,,,tuh kan salah info...
Untungnya bisa tau jadi masuk ruangan bisa tenang nyaman dan ga terlalu grogi. Makasi yah mas Makasar >maaf aku langsung tinggalin gitu aja...dan aku lupa namanya hihihi<. Soalnya pas waktu udah mepet ternyata banyak yang ga taunomor tempat duduknya, wuah kalo aku udah panik banget,, sendirian c...

Gimana tesnya ?? tersendat-sendat >,<
Listening, jalan tol, vocab jalan desa, grammar jalan kabupaten, reading jalan propinsi >tapi sumpah teksnya puanjang benerrrr<, composing jalan kabupaten...
Kira-kira gitulah, aku ga terlalu yakin sama ACEPTnya, kan aku belajarnya rada kurang juga. Tes berakhir dan sore itu juga aku balik purwokerto tanpa main dan dokumentasi di daerah istimewa itu....it’s ok lah mengejar waktu buat jaga badan di wisuda...
Nahh kan kronologi ACEPT ma PAPs ga sesinggat kalo diomongin. Tapi ya sudahlah semua berakhir masih dengan senyum, Tinggal nunggu pengumuman tanggal 24 Oktober 2012.
Daann ini kisahku menuju tanggal 24 Oktober 2012. 19 Oktober 2012 usai wisuda universitas aku buka web UGM. TERNYATA..... matematika ga dibuka untuk um gelombang 3, desember besok... (T~~T). Rencanaku berubah total. Aku ga bisa langsung kuliah tanpa nganggur setahun. Rencanaku bergeser untuk mulai mencari pekerjaan mengisi 1 tahun menunggu UM lagi tahun depan. Kecewaaa di masa bahagia wisuda. Dan kekecewaan itu ternyata masih bertambah. 24 Oktober 2012, satu hari setelah wisuda fakultas, aku buka hasil tesku.

PAPs... AMAANNNN di atas standar banget lah... :D

ACEPT....listeningQ ternyata bagus y, vocab ma grammar yang kurang. Skor-skor gmn?? Jreng-jreng-jreng 207..... huhuhu kurang 2 pont lagi ya ALLAH (T~~T)

Huaaa... rasanya di ambang batas itu pengen hapus angka 7 dan nulis angka 9. Biar pas aja ga papa deh yang penting lolos.
Tapi realitanya gitu. Merealisasikan mimpi butuh perjuangan yang harus diimbangi tekad yang kuat. Aku emang bener-bener harus nyusun rencana ulang. Tes ACEPT lagi buat pendaftaran tahun depan dan nyari kerjaan buat 1 tahun yang kosong. Allah Maha Tau yang terbaik untukku. Semoga tes yang akan datang hasilnya jauuhhhhh lebihh baik. Aminnn...
Intinya dari curcol panjang ini aku pengen bagi pengalaman aja. Dan juga beberapa saran soal tes ini.
1.   H-1 tes lihat semua papan pengumuman, aku jamin >Insya Allah< nomor tempat duduk kamu udah terpasang di sana. Mau papan pengumuman di depan atau belakang pokoknya kamu cek semua.
2.   Inget nomor tempat duduk PAPs sama ACEPT beda. Jadi jangan ngotot kalo tempat duduk kamu disitu-situ aja.
3.   Sedia Roti+Air Mineral kalo ga mau muter-muter jauh nyari makan. Kantin PPB 2 kali (tanggal 9 ma 10) aku ke sana tutup terus.
4.   Lebih gampang nanya sama cowok-cowok UGM daripada nanya sma cewek-cewek UGM yang gerombolan terus dan ga seramah yang kamu bayangin. Hehe saran ini cenderung subjektif c y....
5.   Mau tes ACEPT bisa koq belajar dengan buku TOEFL,, yeah meski banyak saran bilang kalo berbeda, tapi itu lumayan membantu koq.
6.   Katanya yang udah tes PAPs berkali-kali. Susah-susahnya tes PAPs UGM masih lebih susah soal yang kamu pelajari waktu mau tes.
Nahhh itu dia sarannya moga bisa membantu ya....
Ayo berjuang, jangan takut bermimpi. ^^

7 Oktober 2012

Oktober: Buku Baru, Cinta dan Karier


 

Disaat aku mulai berpikir serius, kamu menyerah padaku. Membiarkan retina dan hatiku hanya mengenang punggungmu. Menegaskan garis batas aku ada pada masa lalumu,, 
Dan saat ini muara di tepian mataku mengering, aku bisa lantang menyebutmu masa laluku jua..
'Selamat datang imamku, aku menunggumu menemukan aku'

Oktober, Buku baru
Aku wisudaaa....wuaaa,,,beneran wisuda lhooo... 
Aku nglamar kerja, aku daftar di pascasarjana
Aku galau, aku c job hunter, aku c wanita karier,,

Bukuku beneran baru setelah tanggal 26 Oktober esok. Aku menciptakanmu wahai masa depanku.
Cinta, karier, kehidupan . aku berusaha, berdoa dan berikhtiar agar senyum dan manyunmu selaras harmoni yang selalu seimbang dan nyaman di dengar.

Bismillah,, aku buka buku baruku,,,
Bismillah,, aku torehkan cerita hidupku dari chapter awal..
Bismillah :D

23 September 2012

SIDANG SKRIPSI ^0^ tidak semenakutkan yang kau kira



Dan tentu saja tidak semudah yang kamu pengen.
Yah udah otomatis kan, namanya aja ujian (sidang) apalagi ini ujian paling menentukan setelah minimal kamu berjuang 3,5 tahun. Jelas ini ujian paling wow buat jenjang S1 kaaannn..
Naahh hari ini aku mau bagi-bagi cerita soal ujian yang udah aku jalanin. Inget postingan S.Pd ??? Kalo lupa baca lagi deehh (S.Pd)
Artikel ini tindak lanjut dari postingan itu,, kenapa aku bilang artikel? Soalnya disini kadar curhatku cuman 1% :D...Yup yaitu ALHAMDULILLAH LANCARRRRRR :D. Dan tanggal 16 Agustus 2012 kemarin aku udah dinyatakan lulus, dan secara virtual 3 huruf S besar, titik, P besar dan d kecil sudah ada dibelakang namaku. Yeah masi virtual soalnya bukti fisiknya masi dalam proses menuju wisuda.
OK 1% curhat, sekarang balik ke topik yaitu bahas tentang sidang ujian skripsi. Di sini aku bakalan bahas tentang pertanyaan statistik yang bahkan mahasiswa matematika saja kalang kabut cari sumbernya. Kemarin sebelum ujian aku ngumpulin beberapa bahan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan statistik umum yang alhamdulillah di ujian aku ga ditanya itu.
OK langsung aja check this out...

Pengujian NORMALITAS dan HOMOGENITAS
Pengujian normalitas dilakukan karena Data sampel hanya dapat digeneralisasikan pada populasi apabila sampel tersebut normal sesuai dengan populasinya. Selain itu jika data sampel berdistribusi normal maka pengolahan data akhir menggunakan statistik parametrik dan hasil pengolahan data sampel dapat diGENERALISASIKAN ke populasi.(hal. 156)
Pengujian homogenitas dilakukan untuk memastikan kelompok yang dibandingkan mempunyai varians yang homogen sehingga dapat diklaim bahwa perubahan yang terjadi yang menyebabkan perbedaan kelompok setlah perlakuan hanya disebabkan oleh pemberian perlakuan. Bila varians tidak homogen maka perbedaan hasil setelah perlakuan tidak dapat dikatakan merupakan perubahan dari perlakuan, karena sebagian perbedaan adalah perbedaan dalam kelompok sebelum perlakuan. (hal 176)
Sumber: Purwanto. 2011. Statistika untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Pengujian statistik menggunakan UJI PIHAK KANAN
Hipotesis adalah jawaban sementara dari rumusan masalah. Alasan penggunaan uji pihak kanan ada hubungannya dengan penarikan hipotesis, karena itu alasan penggunaan uji pihak kanan adalah:
Hipotesis yang akan diuji dinamakan hipotesis kerja. Hipotesis ini disusun berdasarkan atas teori yang dipandang handal. (Dalam skripsi hipotesis kita merupakan hipitesis kerja, karena itu kita butuh segudang teori pada BAB 2 untuk mendukung hipotesis kita). Sedangkan hipotesis nol adalah hipotesis yang disusun karena teori yang digunakan masih meragukan. Sudjana berpendapat bahwa dalam kegiatan penelitian yang diuji terlebih dahulu adalah hipotesis penelitian terutama pada hipotesis kerjanya. Dengan kata lain pada saat kita melakukan pengujian maka kemungkinan besar yang terjadi adalah diterimanya hipotesis yang kita susun. (hal 97)
Sumber: Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Prosedur dan Persyaratan PENGUJIAN HIPOTESIS
Prosedur pengujian Hipotesis mencakup 4 komponen persyaratan, yaitu
1) membuat pernyataan-pertanyaan Hipotesis Nol (H0) dan Hipotesis Alternatif (H1);
2) menunjukan rumus statistik yang digunakan, misalnya Koefisien Korelasi dan Persamaan Regresi;
3) menunjukan jumlah sampel dan taraf kepercayaan (degree of freedom) untuk mendapat nilai pembanding pada t/F tabel;
4) menjelaskan ketentuan pengujian Hipotesis dengan penjelasan : apabila t/F hitung > t/F tabel maka H0 ditolak dan H1 diterima – artinya : terdapat pengaruh; dan apabila t/F hitung < t/F tabel maka H0 diterima dan H1 ditolak – artinya : tidak terdapat pengaruh.
Sumber: Googling di mbah google tentunya. Tapi aku lupa nulis link-nya...hehe.

Stopp...catetanku berhenti di sini,,, karena dulu ngetiknya separo-separo a.k.a ga langsung selese makanya ketikan ini berhenti di pertanyaan statistik ke 3. Selain kertasnya ilang dan aku lupa materi statistik yang aku pelajari mati-matian waktu itu... aku juga malez bongkar buku di kardus kardus gedhe pojok kamar itu...ehehe..
Yeah meskipun singkat. Semoga bisa membantu kalian kalian yang pusing ngadepin syndrom pra ujian skripsi...

Semangat kawann... Segalak n sekiller apapun penguji utamamu, beliau juga manusia koq,, yang nantinya pas revisi ujian bakalan tersenyum menyapamu dan tertawa bersamamu. menertawakan betapa groginya kamu saat ujian. Soo... di bikin santai tapi usaha dan doa jangan pernah henti.
Semangat !!!!!

11 September 2012

Skripsweet : Tersenyum dan Tertawa Bersamaan



Mei- Agustus 2012. Bulan yang sibuk, bulan dimana air mata dan tawa berselang dengan limit waktu yang begitu cepat. ¾ bulan aku penelitian di SMP Negeri 4 Purwokerto buat skripsiku, hasilnya cukup memuaskan meski tak pernah ada hal puas di dunia ini.
Satu minggu galau dengan analisis rumit dan sumber berbagai teori. Satu minggu sibug senang kecewa tertawa lega dan menangis untuk dosen pembimbing.

Yeah skripsi adalah kesabaran. Sabar saat SMS dan telepon tak mendapat respon, sabar saat harus menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari hanya untuk bisa bertemu, sabar saat ditolak karena prinsip ketersediaan waktu bimbingan, sabar saat googling berhari-hari untuk mencari sumber tapi tetap tidak menemukannya dan sehari berikutnya malah menemukannya di recycle bin, sabar saat kata mulai tak keluar di pikiran namun deadline mendekat. Daan sesuatu dengan kesabaran itu membuahkan hal yang benar-benar maniss saat akhirnya ketemu dosen. Apapun yang terjadi saat bimbingan, seberapapun banyak coretan yang dihasilkan, dan sebagaimanapun harus merevisi. Kalo udah ketemu dosen itu legaaaaaaaaaaaaaanyooooo minta ampun, berasa udah naik 1 step ke tujuan dan haasil yang udah dilembur-lembur dengan jungkir balik dibaca dengan teliti,,aduh alhamdulillah yah ....:D
Yeah karena dalam bimbingan, revisi itu kaya rasa pahit pada coklat. Kadang makan milk coklat yang manis terus bikin enek juga, kita perlu makan black choccolate yang pahitnyapun memberikan sensasi tersendiri.
Yang pasti, pak bu dosen ketemu kalian itu bener-bener manis banget.
Yang sabar yah membimbing mahasiswanya. Mungkin kadang terdengar perkataan ga enak dari kami yang udah jenuh menunggu tanpa kepastian padahal ambisi benar-benar memuncak. Kami minta maaf. Sebenernya kami paham kesibukan kalian yang bahkan terkadang untuk keluargapun sampai tak ada waktu. Dan kami paham tak seharusnya membandingkan 1 dan 2 karena keduanya saling melengkapi dalam hal apapun. Tak ada dua orang yang memberikan kebaikan yang sama dalam satu waktu.
Yeah kembali lagi harus sabar.
Daaan tak ketinggalan harus bersyukur, karena waktu adalah proses yang akan memberikan pengalaman dan cerita berharga. Syukur memberi kenikmatan dalam menjalani segala sesuatu.
Yeah, mari bekerja sama, mohon bantuannya pak bu dosen untuk masa depan kami. :D

Manissnya mahasiswa semester akhir itu, mungkin tak sampai 1 bulan setelah lulus, hati mulai akan merindu waktu-waktu 4 tahun ini :D

7 September 2012

DISKON !!! SALE !!!

Wuah kalo liat tulisan yang mestinya selalu gede banget ini, mata mesti langsung melek. Yang tadinya niat lurus, jadi belok. “Liat dulu deh sapa tau ada yang bagus, kan lumayan ne diskon”. Daaannn ujung-ujungnya dari ‘liat dulu’ berubah jadi ‘igh kok jadi murah y diskon segede ini’ kemudian ‘Gw ga jadi beli ‘itu’ deh, mending ‘ini’ dulu, mumpung diskon kan ga tiap hari”
Naah kan yang tadinya si ‘itu’ emank pentink akhirnya kalah sama ‘ini’ yang sebenernya belum dibutuhin banget. Ayoo ngereem laper mata dengan memahami apa itu diskon...
Pernah belajar matematika ??? yah jangan bete dulu denger matematika. Ruwet-ruwet gitu abis dipelajari jadi simpel koq dan manfaatnya banyak. Kaya tentang diskon ini. Ini sebenernya materi Aritmatika Sosial di SMP. Di matematika udah dijelasin semua hal yang kamu butuhin buat ngitung diskon, biar kamu ga kejebak gitu aja.
Kita disini ga akan ngebahas untung ruginya suatu produsen dengan diskon yang segedhe gajah, soalnya udah rahasia umum kalo pedagang tu ga ada yang mau rugi dan setiap barang yang akan didiskon akan mengalami kenaikan harga terlebih dahulu.
Kita disini bahas yang simpel-simpel aja. Soal laper mata liat tulisan SALE atau DISKON yang hampir 100%. Gila aja jualan apa sodakoh buu..hehe...
Yeah seringkan kalo lagi jalan-jalan di Mall liat tulisan-tulisan kaya gambar berikut.
Diskon 70%+10%, diskon 70% + 25% dan lainnya. Bagaimana cara menghitung harga yang akan kita bayarkan untuk barang yang telah didiskon tersebut? Apakah diskon 70% + 25% sama artinya dengan diskon 95%.
Perhatikan nota barang yang telah didiskon berikut. Mari kita analisis
Pada label harga awal tertulis harga sebuah baju 339.000 rupiah. Kemudian setelah dikenakan diskon 50%+20% hanya harus membayar 135.600 rupiah. Bagaimana cara menghitung diskon ++ ? Misalnya kita tarik 3 hipotesis berdasarkan kemungkinan mencari harga setelah mendapat diskon.
1.   1.     50%+20% = 70%
   Harga yang harus dibayar
Jadi harga yang harus dibayar 101.700 rupiah. Ini berbeda dengan tulisan harga yang harus dibayar yang tertulis pada nota
2.   2.     50% dari harga + 20% dari harga
      Diskon 50%, maka potongannya sebesar
      Diskon 20%, maka potongannya sebesar

      Jadi potongan harga sebesar 169500 + 67800 =237300
      Harga yang harus dibayar = 339000 – 237300 = 101700
Ternyata perhitungan kedua memberikan hasil yang sama dengan perhitungan kedua hasil yang salah
3.       3. 20% dari harga setelah diskon 50%
      Harga yang harus dibayar saat diskon 50% 
      Kemudian dari harga tersebut didiskon lagi 20%. Maka harus membayar
       Ternyata memberikan hasil yang sama dengan harga yang harus di bayar yang terlutis pada nota.

Jadi diskon 50%+20% tidaklah sama dengan diskon 70%. Karena pada perhitungannya jika suatu benda di diskon 50% + 20%, maka benda tersebut akan didiskon 50% dahulu dan dari hasilnya baru didiskon dengan diskon plus-nya yaitu 20%.

Itu dia tips sederhana ngatasin laper mata liat tulisan Sale. Jangan sampai salah ngitung, apalagi kalo bawa uang pas. Waduuh mukanya mau dikemanain girls, kalo ketauan duitnya kurang.
Yeah selamat berbelanja, dan ayo cintai Math for better life :D