1 Juni 2013

The Italian Riders Tak Tampil Apik di Kandang

Tampaknya calon bintang Italia di kelas utama MotoGP musim ini tak secemerlang The Youngs Spaniard. Seluruh publik Italia masih menaruh harapan terlalu besar bagi Rossi. Bintang muda??Tenggelam karena cahaya legendaris Rossi menutupi redup mereka yang masih mencari sumber. 
Dan kekecewaan jelas dituai maniak riders italia saat race Mugello kemarin tak menyisakan satupun pembalap italia. Padahal kandang penuh oleh harapan dan sorakan untuk para riders Italia.Terang saja belum genap satu lap Sang Pembalap kebanggaan Valentino Rossi harus terlibat insiden dengan Alvaro Bautista yang membuat keduanya tak dapat melanjutkan Race.
Ouch... lagi ada angin apa c, Rossi selalu ga beruntung. Di Jerez Rossi jatoh, masih bisa finish c tapi ini dikandang sendiri malah begitu mengecewakan. Padahal Rossi jelas-jelas mengharapkan kemenangan kandang yang telah lama tak didapatkannya di Mugello. 
Poor the Doctor :C
Insiden Rossi dan Bautista ini terjadi di tikungan kedua Mugello. Bautista yang telah berhasil disalip Rossi masih berusaha mengamankan posisinya dengan terus melakukan manuver aktif. Jelas ini mengganggu laju Rossi, belum lagi cetek pengalaman karena usia membuat Bautista begitu berambisi dalam battlenya ini. Meski kecewa berat namun Rossi tak menyalahkan Bautista sepenuhnya. Dilansir dari Crash, Rossi masih mengomentari insiden itu dengan enteng.
“Di tikungan kedua, saya ada di sisi luar Alvaro dan saya pikir Alvaro berusaha untuk mendekati jalur sehingga dia tak kehilangan posisi. Tapi, saya sudah berada di depan, jadi dia mendekat ke saya. Dia bilang tidak melihat saya. Itu mungkin. Saya beruntung, saya hanya menabrak dinding dalam kecelakaan keras itu. Saya baik-baik saja,” jelas Rossi.
Hal senada juga di jelaskan oleh Bautista usai ia dan Rossi menonton rekaman insiden yang meibatkan keduanya itu.
“Valentino dan saya telah menyaksikan insiden itu di Race Direction dan itu hanya insiden balap yang meninggalkan rasa pahit di mulut tetapi tak satu pun dari kamu yang harus saling menyalahkan.”, jelas Bautista.
Yeah paling ga, tidak ada permusuhan yang tersisa di antara keduanya. Hmzzz tapiiiii tetep aja kecelakaan itu benar-benar mengecewakan publik Italia dan tentunya aku juga yang udah bener-bener seneng Rossi dari lama....
Rider italia unggulan kedua, Dovisiozo tampaknya kurang mendapat sokongan pabrikan yang mumpuni atau kurang ambisius dalam Racenya. Terbukti dari beberapa seri terakhir dimana Dovizioso sempat monusuk ke barisan terdepan tapi selalu tak bisa mempertahankan posisi depannya. Di Mugello awalnya semua masih memberikan harapan positif bagi publik Italia, pasalnya Ducati yang notabene pabrikan asal Italia dengan ridersnya, Dovizioso, yang juga berkebangsaan Italia  tampil pada Row ke 3 dengan selisih waktu mepet dengan Pedrosa yaitu 0,42 s
Namun Race masih belum berpihak pada Italia, Dovi terus merosot keurutan belakang dan tak mendapatkan podium. Meski Dovi masih mengaku cedera lehernya sangat mengganggu, namun tetap saja seluruh publik Italia berharap performa baik darinya setelah Rossi terjatuh. Paling tidak harusnya Dovi bisa meraih podium didepan publiknya sendiri. Sayang Dovi hanya berhasil finish di posisi 5.
Melihat dari sisi positif dari semua kekecewaan adalah Dovi tetap membuat public Italia bisa menatap tegak. Karena seperti dilansir dari Otosport, Dovi berkomentar bahwa dia cukup pesimis menghadapi race di Mugelli ini.
Senang rasanya bisa mengendarai motor ini di sesi latihan kedua, padahal saya sendiri sangat pesimis tampil di sesi tersebut. Bukan karena kecelakaannya yang parah, tapi cedera ringan pada bagian leherku membatasi gerakan saat mengendara motor. Bagian belakang leherku tidak bisa mengangkat, sehingga saat menggeber motor di trek lurus, agar sulit mendongak untuk melihat kondisi di depan,” kesal Dovi.
Riders italia lain?? Kurang bisa diharapkan sebut saja Danillo Petrucci, Cladio Corti, Andrea Ianonne. Hmzz namanya yang kurang familiar cukup menunjukan Race mereka. Alhasil Mugello benar-benar sepi prestasi dari para Ridersnya.
Sayaaanggggggg bangeeet yyy.....
MotoGP Mugello kemarin memberikan tambahan point yang cukup signifikan bagi Lorenso untuk menghadapi Marquez dan Pedrosa yang bertengger di klasemen utama. Yeah Go Go Go d' Italian. Kalo udah berani kan kesananya kepenah. Penasaran sama hasil MotoGP kemarin???. Neehh aku kasih hasil urutan finish sebagai berikut.
Pos.PointsNum.RiderNationTeamBikeKm/hTime/Gap
1 25 99 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 173.7 41'39.733
2 20 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 173.3 +5.400
3 16 35 Cal CRUTCHLOW GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 173.2 +6.412
4 13 6 Stefan BRADL GER LCR Honda MotoGP Honda 172.4 +19.321
5 11 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Ducati Team Ducati 172.3 +19.540
6 10 69 Nicky HAYDEN USA Ducati Team Ducati 171.9 +26.321
7 9 51 Michele PIRRO ITA Ducati Test Team Ducati 171.1 +38.144
8 8 41 Aleix ESPARGARO SPA Power Electronics Aspar ART 171.0 +39.802
9 7 38 Bradley SMITH GBR Monster Yamaha Tech 3 Yamaha 170.9 +40.243
10 6 8 Hector BARBERA SPA Avintia Blusens FTR 170.4 +48.392
11 5 14 Randy DE PUNIET FRA Power Electronics Aspar ART 170.4 +48.480
12 4 9 Danilo PETRUCCI ITA Came IodaRacing Project Ioda-Suter 168.7 +1'13.708
13 3 29 Andrea IANNONE ITA Energy T.I. Pramac Racing Ducati 168.6 +1'14.601
14 2 5 Colin EDWARDS USA NGM Mobile Forward Racing ng for 168.2 +1'21.249
15 1 17 Karel ABRAHAM CZE Cardion AB Motoracing A





Hasil ini menempatkan Lorenzo dalam urutan kedua di klasemen MotoGP dengan raihan poin 91, masih tertinggal dari Dani Pedrosa yang masih tetap memimpin klasemen dengan poin 103. Sementara Marquez harus rela berada di klasemen ke 3 dengan raihan poin 77. 
The Italian ? Tak terlalu mengecewakan Rosi dan Dovizioso berada di urutan klasemen 6 dan 5 dengan raihan poin 47 dan 50. Yahh berdoa saja The Italian mampu membuat publiknya bangga lagi seperti masa jaya-jayanya Rossi saat Mugello jadi lautan bendera kuning oleh antusias pendukung Rossi. 
Anddd... Keep Watching for The next Race in Barcelona. Hoping for great Race :D.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar